Sunday, December 22, 2019

What a mess i am

"Ketika ada urusan yang udah gabisa di tackle lagi oleh manusia, itu berarti udah urusan semesta & Allah"


My mom said that while we're having coffee this afternoon. I was telling her that 2019 is just so hard for me. Remember when I wrote ""Oh, i don't think that 2019 is my year" and it will be me-vs-2019-for-the-rest-of-the-year" on my first post this year? Turns out, that shit is real and i'm not surprise. The only thing that surprises me is; only this is my second post of the year. Wow.

It's that time of the year again, almost the end of year 2019 and we're all doing flashy flashback to the whole year. I knew it from the start this is not gonna be my year, but i'm trying to keep up until today (or at least i'm still alive). But i knew that 2019 is the year of holding on to your own faith, holding on to something that you believe belongs to you, and holding on to everyday's luck. But do you know holding on is harder than fighting for what you want? Fight for what you want, and keeping it still is two different matter. The latter - is so much harder.

Gue pernah menanyakan hal ini ke nyokap, "kalau sesuatu hal itu terus dipersulit, apakah itu tandanya Allah mau kita berhenti dari hal itu atau justru mau melihat kita terus berusaha?". Jawaban nyokap gue cukup mengobjektifikasi gue, dia bilang "mungkin karna mama tahu kamu orang yang tidak mau susah, makanya kamu justru diuji dengan situasi yang seperti ini". Lalu dia bilang lagi, "Sekarang sudah, stop. Engga usah pusingin apa-apa lagi, kalau ada urusan yang sudah ga bisa kamu tackle lagi, itu berarti sudah urusan semesta dan Allah". Ilmu ikhlas tuh susah banget guys, level gue belom sampe sana. Ikhlas itu bukan perkara melepaskan aja, tapi dalam hal menerima juga. Terima kalau memang terkadang situasi dan proses nya harus seperti ini. Terima bahwa hidup itu bukan  1 + 1 = 2, tapi perkalian bahkan pembagian antara ruang dan waktu, dan kita cuma harus menjalankan porsi kita masing-masing sebagai manusia yang ga ada apa-apa nya ini. Dalam benak gue, ikhlas selalu berarti melepaskan, merelakan. Mungkin benar, tapi objek nya luas; bisa jadi ikhlas dalam melepaskan kontrol gue akan hal-hal yang sebenernya ga bisa gue kontrol. I really want things to be on tracked, you know, and i can be real miserable if things don't go my way. Ini yang sebenernya harus gue lepaskan. Hidup santai aja mustinya, engga ada yang dikejar kok. 

Atau mungkin gue hanya melihat hal dari satu sisi aja. Mungkin ada hal lainnya yang justru diberi kemudahan tapi gue terlalu fokus dengan hal-hal yang tidak sejalan dengan mau gue. Mungkin hal-hal yang tidak sejalan itu justru jadi cara Allah buat 'nyentil' gue dan mengingkatkan bahwa gue sebenernya kurang berkomunikasi dengan Dia. Gue jarang berdoa dalam solat gue, padahal Dia justru pingin mahkluk-Nya berdoa, minta sama Dia, berkomunikasi dengan pencipta-Nya. Dan mungkin, ini bukan salah tahun 2019 nya, tapi salah gue yang terlalu punya mindset jelek akan tahun ini. Anyways, gue seneng sebentar lagi 2019 akan berakhir, and i don't care about 2020 anymore.


No comments:

Post a Comment