"Friends, lovers or nothing, there can only be one. Friends, lovers or nothing, we'll never be in between. So give it up" - John Mayer (Friends, Lovers or Noting).
Yap, post kali ini dibuka oleh sebaris line dari my sexiest male singer, my dear John Mayer. And this sexy man (for me) is always right, there will never be in between. Sama seperti quotes yang bilang "Love or Hate: there is nothing in between". Disaat lo bilang "I'm over him, and I've had enough" it's totally one big whole of bullcrap, karna kalo lo udah bener-bener done sama 'seseorang' ini, lo ga akan pernah berkata seperti itu. You just don't care.
As a woman, I'm finding it's hard to give a bold line of separation between loves and hates. Untuk mengganti quotes 'there's a will, there's a way' gue lebih suka memakai 'there's a pain, there's a-love-that-being-hurted'. Ya kalo ngga buat apa kita sakit hati sama orang yang meaningless buat kita, kadang-kadang ini yang ga dipikirin sama orang-orang yang gak punya perasaan, bahwa mereka tak merasa kalau diri mereka berarti buat beberapa orang.
Seperti yang udah-udah, gue baca semua post yang gue tulis selama liburan dan yang ada di pikiran gue 'why lately you become so pussy and lame, Prastissa Amallia?'.
Dan, sebenernya, hal ini yang paling gue takutin. Disaat gue sudah menyadari bahwa gue udah terlalu lama jadi lemah kaya kemaren-kemaren. Gue takut, gue sadar bahwa this 'all-over-him-thingy' has to be done. Gue takut untuk menyadari bahwa ga seharusnya gue memaklumi keadaan ini terus, and one thing you have to do is moving on. Keep going. Gue takut bahwa sekarang gue udah sadar bahwa happiness isn't always about 'as long as he's happy, I'm happy'. Dan, yang paling gue takutin adalah gue telah menyadari this bold line of separation between love and hate. And this, for sure, the bold and clear one.
:)
p.s; ...dan menyadari mana hal-hal yang pantas buat ditunggu atau tidak.
ngeng banget.
ReplyDelete