Kenapa tanya tidak pakai ? tapi pakai titik.
Karna pertanyaannya berhenti sampai disitu.
Karna pertanyaannya tidak pernah terjawab -atau belum terjawab.
Aku pernah menanyakan hal ini hampir ke semua orang.
Mereka memberi jawaban, tapi tidak mengerti pertanyaanku.
Jawabannya tak pernah ada.
Pada siapa lagi kau bertanya jika tidak kau temukan jawabannya dimana-mana?
Jangan kau suruh aku bertanya pada Tuhan.
Tentu sudah pernah kulakukan.
Yang demikian itu tidak pernah sia-sia.
Tapi ternyata Tuhan malas menjawab sehingga Ia berkata
"Jawabannya ada dalam dirimu sendiri"
Sekarang pertanyaannya, untuk apa aku bertanya jika aku sendiri tidak tahu jawabannya?
Dan aku mau jawabannya.
Aku butuh jawabannya.
No comments:
Post a Comment