Jadi ceritanya gue udah selesai UAS dan mulai masuk liburan semester 2. Waktu liburannya ga kira-kira, yaitu 3 bulan. Yaaa gue sih seneng-seneng aja, tapi dompet gue yang ga seneng #okesip.
Seperti biasa liburan ga tenang kalau nilai belom keluar. Tiap hari kerjaan gue sign in ke SIAK-NG (situs akademik buat mahasiswa UI), ngecek nilai udah ada yang keluar atau belom, yang sama aja kaya nguji adrenalin.
Berhubung hari ini hari Senin, dan tepat hari Minggu kemaren temen dekat gue mengulang hari kelahirannya, gue dan beberapa temen yang dekat lainnya berencana memberi "hibah" kecil-kecilan di kosannya. Temen gue yang beruntung dirayakan ulang tahunnya adalah Ria, seorang gadis perawan, kembang desa kota Bekasi (jadi desa apa kota nih?). Surprise untuk Ria ini udah direncanakan dari jauh-jauh hari, kira-kira sebelum perkuliahan semester 1, dan tepatnya di hari Jumat 2 hari sebelum hari ulang tahunnya. Awalnya, semua rencana sudah jelas. Kado udah dibeli, pembagian tugas untuk beli kue dan segala macemnya udah clear, dan kita akan berangkat ke rumah Ria di bekasi pada hari Minggu sore. Saking matangnya rencana ini, kita sampe bertindak seperti maling jemuran. Waktu Ria ke kamar mandi, gue langsung nyari dompet di tas-nya dan nyari ktp dalem dompetnya, dan nyatet alamat rumahnya. Dua orang temen gue bertugas mengawasi Ria yang lagi di kamar mandi. Beruntung, Ria ini termasuk wanita pencinta benda-benda pemantul bayangan (yaelah tiss bilang aja kaca), jadi dia kalo di kamar mandi suka lamaan ngacanya daripada pipisnya. Kenapa? Soalnya kita ga tau rumah Ria ini, karena dia nge-kos.
Saat semua sudah dikira akan berjalan lancar, tiba-tiba saat H-1, tepatnya di malam Minggu, salah seorang temen gue yang kita samarkan aja namanya jadi Muthia (kalo dia kembang desa wilayah Depok) tiba-tiba bbm gue, memberi kabar sukacita kalo dia sakit dan ga yakin kalo besok bisa pergi. Gue diem, dia diem, dosen sejarah gue juga diem (Lah?!). Akhirnya rencana semakin tambah pelik saat kita semua conference di bbm. Ada yang ga bisa Minggu, ada yang ga bisa kalo Senin, dan kita gatau Ria bakalan kekosan atau ngga hari Senin karena udah libur. Pergulatan pun terus berlanjut sampe akhirnya disepakati kita akan kekosan Ria hari Senin jam 3 sore, ada atau tidak orangnya disana. Pada H-beberapa jam, kita masih akan ngerembukin mau ngumpul dimana, dan tiba-tiba ada satu masalah lain, pacarnya Ria juga akan ngasih surprise di hari yang sama. Nahloh. Gue gamau ceritanya jadi kaya Cinta Fitri, nanti Ria bingung bakalan pilih kita atau pacarnya. Terus dia lari karna gabisa memilih satu diantara kita, terus dia tabrakan.............................sama abang gorengan. Gak, gue gamau. Sayang gorengannya entar.
Semua bingung menentukan akan bagaimana entarnya. Tiba-tiba gue keinget satu hal yang penting "Eastaga gue lupa bungkus kadonya!!". Terus Muthia juga bilang "Gue lupa bikin ucapannya!!". Untung kita ga lupa siapa yang ulang tahun.
Lanjut, jadi akhirnya kita semua udah berkumpul dan berencana akan berangkat ke kosan Ria. Akhirnya semua yang direncanain bakal ikut, bisa ikut semua pada H-sejam :') Semua udah siap sama tugasnya, gue siap dengan kado (yang udah dibungkus), Muthia udah bikin ucapannya, Ary udah beli es krim yang dikasih lilin-lilin dan singkong goreng ditengahnya (pengganti kue ceritanya). Yang soal singkong goreng it gue serius, jadi bayangin aja sendiri bentuknya gimana. Gue juga ga ngerti kenapa singkong goreng. Dan terakhir, si Said, laki-laki 19 tahun, ketua angkatan jurusan Sastra Rusia UI 2011, dan berbadan layaknya kuli gedung berumur 30tahun. Dia yang kekar ini ditugaskan amanat yang sangat berat, yaitu membawa boneka kodok ijo ke kosan Ria. Unyu gilak. Jadi intinya dia mirip Hulk. Serem, kekar, dan Hijau. Saat masuk ke kosannya, Ria yang lagi duduk sama pacarnya membelakangi pintu pagar, tidak mengetahui kita datang. Kita dengan kerennya (gue muji diri sendiri banget) masuk ke kosan dan ngumpet dibalik dinding. Semua bisa masuk dengan berhasil tanpa ketahuan, kecuali si Said. Dia berhasil sih, tapi............................................kepleset. Karna buru-buru dan takut ketahuan, dia lari dan ga sadar menginjak daerah yang berlumut dan licin. Kesialan itu membawa dia jatuh terpleset dengan posisi sliding yang cukup jauh. Semua nahan ketawa, Said-nya kesakitan sambil megang dinding. Tapi gatau Ria emang bolot atau pura-pura ga denger, dia ga sadar ada kita dan ada peristiwa itu berlangsung. Alhamdulilah, pada akhirnya semua berjalan dengan baik dan lancar. Pas gue tanya ke Said;
"Sakit ga id?"
Dia menjawab;
"Sakit, tapi yang penting bonekanya ga rusak"
Sungguh, pemegang amanat yang teguh sekali.
Sekian cerita hari ini bloggers, and С ДНЕМ РОЖДЕНИЯ RIA INDAH LESTARI :) Happy Holiday!
labels; dan gue ngakak saat nulis paragraf 4 Hahahahahaha ;)
No comments:
Post a Comment