Mamaku adalah pejuang kehidupan yang sesungguhnya. Mama adalah kesabaran. Mama adalah kebesaran hati. Mama adalah pelajaran. Mama adalah kebahagiaan. Mamaku adalah kehidupanku. Mama itu udara. Mama itu matahari. Mama itu hujan. Mama itu tanah, dan Mama itu air. Mama adalah segala ilmu pengetahuanku. Dia bahkan lebih pintar dari seorang Albert Einstein, dia lebih berwibawa dar Ir.Soekarno, dan dia lebih sabar dari laki-laki hebat manapun. Mama selalu tau saat kesedihanku, saat penyesalanku, saat kemarahanku. Mama selalu mengangkatku sekalipun aku adalah orang yang rendah diluar sana. Tiada wangi seharum nafas Mama, tiada bunga secantik Mama, tiada air sebening sinar mata Mama. Mama adalah seorang dengan kekuatan, kesabaran, pengertian dan kepintaran yang ga dimiliki oleh siapapun. Jika takdir menggariskan aku hidup tanpa uang, tanpa rumah, tanpa teman, tanpa makanan dan minuman, aku akan tetap hidup jika aku tetap bersama Mama. Aku mau ikut kemana Mama pergi, ke liang lahat sekali pun.
ya Allah, satu pintaku, jika suatu saat nanti sudah saatnya Kau mengambil dia, hitunglah segala buah kesabaran dan kebesaran hatinya. Hitunglah amal dan perjuangnnya. Pertemukanlah Mama dengan Ayah tercintanya disana ya Allah. Tempatkanlah dia ditempat yang palin layak untuk seorang Ibu yang telah berjasa bagi keluarganya. Kabulkanlah permintaanku ini ya Allah. Amin.

Megawatie Muthia, bless you Mom
No comments:
Post a Comment